Akhir Sebuah Kisah

cerita hati 1 Komentar »

Lelaki itu terbangun, lagi-lagi disepertiga malam menuju pagi. Mata lelaki itu tiba-tiba saja terbuka, tak ada reaksi yang memaksanya. Cuma tiba-tiba. Tidak juga karena terkejut oleh mimpi. Memang cuma tiba-tiba, secara otomatis, seperti sudah terprogram.

Sesekali dikejap-kejap matanya yang masih terlalu asing dengan spektrum cahaya yang berpendar dari lambu Philips 15 wattnya itu. Cahaya yang terang untuk selalu membuat silau matanya, padahal dulu dia telah terbiasa dengan lampu neon biasa.

Lelaki itu duduk. Badannya membungkuk. Ujung tumit lengannya ditekan ke mata, berusaha untuk menetralisir rasa buram karena cahaya. Rasa pusing yang berat membatui kepala.

Lantas setelah buram mulai memudar, lelaki itu kembali membaringkan badannya. Dipandangnya langit-langit kamar berwarna putih. Pikirannya melayang. Satu persatu benak mulai muncul. Hantu-menghantui mengumpul galau, lelaki itu meringis, matanya mulai berair, dia menangis.

Baiquni bacain donk »

Koin Keadilan Prita

discussion Cuma ada 5 komentar »

Masih ingatkah Anda dengan Prita Mulyasari? Seorang ibu rumah tangga yang terjerat pelanggaran Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan pencemaran nama baik.

Wanita 32 tahun ini didakwa telah mencemarkan nama baik dua dokter Rumah Sakit Omni Internasional, Grace Hilda Yar Nel Nela dan Henki Gozal dengan mengirimkan surat elektronik (email) ke 20 alamat email temannya. Dalam surat tersebut Prita mengeluhkan pelayanan yang diberikan RS Omni Internasional. Dalam waktu singkat email itu beredar luas di sejumlah milis dan blog. Surat itu pun terbaca manajemen RS Omni Internasional. Atas keluhan Prita, rumah sakit di kawasan Alam Sutera itu kemudian menyeret Prita ke jalur hukum dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Kasus Prita Mulyasari ini telah menyedot perhatian publik dan masih menggaung hingga saat ini. Perkembangan terakhir menyebutkan bahwa Prita mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung Indonesia. Di tingkat banding, Pengadilan Negeri Banten menjatuhkan putusan denda terhadap Prita yaitu sebesar Rp.204 juta. Selain itu, Prita juga masih terbelit kasus pidana dengan dakwaan pencemaran nama baik dokter RS Omni Internasional.

Baiquni bacain donk »

Debur Ombak

cerita hati Cuma ada 3 komentar »

Mengapa lautan terus berombak?
kepan mereda
seperti aliran sungai yang mengalir
kemana dia bermuara

Lelaki itu, lelaki yang menemani 23 tahun hidupku berdiri di ujung ombak, sedikit kakinya berpasir, basah. Telah separuh kain celananya pun ikut basah, namun dia seperti tidak hirau. Tidak juga dia mengangkat celana itu hingga ke lutut seperti yang orang-orang lakukan. Bagiku, dia selalu asing.

Kami berdua berjalan menyusuri bibir pantai, bibir yang tak lagi perawan. Di sana-sini penuh sampah. Mulai dari plastik, botol minuman, tali nilon, bahkan sisa arang yang belum lagi habis terbakar. Orang-orang sering mengadakan camping di sini, bagi mereka itu seperti menyatu dengan alam, tetapi mereka tidak pernah bersatu. Mereka cuma menjajah alam, menjamahnya lantas mencampakkan.

Baiquni bacain donk »

Menikmati Kesendirian

cerita hati Cuma ada 4 komentar »

Jalan hidupku dituliskan dengan aksara sepi dalam buku panduan takdir. Aku melihat, kata-kata sepi, sendiri, dan terasing mencakup hampir seluruh buku takdirku. Tuhan menuliskannya dengan santai, seperti sedang melukis, dengan senyum; memberi aku takdir kesepian.

Aku pun tersenyum. Pernah aku bertanya, seperti seorang anak lugu nan polos. “Apa itu sendirian Tuhan?

Tuhan mendekapku, membelai rambutku pelan lantas bersuara lembut, “sendiri adalah ketika engkau tidak bersama seorangpun.

Mengapa aku tidak ditakdirkan untuk bersama seseorang?” tanyaku.

Baiquni bacain donk »

Sedang Sakit

my days Cuma ada 4 komentar »

Aku sedang sakit. Mungkin akumulasi dari kejadian kemarin, ketika aku baru pulang dari sekret FLP Aceh di Tungkop aku menuju warnet, niatnya nostalgia. Aku berkunjung ke warnet Double Net di daerah Jambo Tape, di samping rental komik Desperado.

AC di warnet itu sangat dingin. Aku mengigil sejadi-jadinya. Ingin minta dikecilkan rasanya tidak enak, takut terlalu egois bahwa cuma aku yang merasa kedinginan dan orang lain malah kepanasan.

Langit Banda suram, bulan ini sedang musim hujan. Mungkin itu alasan kedua aku sakit.

Dari semalam, aku begitu kedinginan padahal tidak sedang di dalam ruangan ber-AC. Malah lambaian kipas angin membuatku mengigil. Mungkin memang telah jatahku sakit hari ini.

Baiquni bacain donk »

Lelaki Majemuk

puisi jiwa 1 Komentar »

Engkau tidak asing,
tidak juga sendiri
lelaki majemuk.

Bahasamu masih sempurna,
tutur katamu masih seperti dulu
ketika lantang suara membuka mata
waktu azan pertamaku

Engkau masih tersenyum,
tidak pernah kaku
hanya kulitmu mulai memudar
dan peyot punggungmu kentara

Seperti dulu,
sebelum matahari muncul kau telah pergi
dan akan kembali ketika matahari benar-benar mati
untukku, dan semua naunganmu

Kita memang tak serupa,
kadang aku membantah, kadang engkau
masing-masing kita melihat jalan dalam hidup
ada banyak pilihan untuk digenggam

Lelaki majemuk,
tak akan pernah sendiri lagi tak asing
inginku selalu mewarta tentangmu
tentang rinduku yang terus membumbung
bahkan sebelum habis usia.

Baiquni bacain donk »

Karena Engkau Berharga

cerita hati Cuma ada 6 komentar »

Di kesepian malam, entah mengapa jemari tanganku terus tergerak. Di antara berbagai jejaring yang kutelusuri, aku mengingat satu nama. Sebuah nama yang bagiku begitu berharga.

Aku mengetikkan www.google.com kemudian aku mengetikkan namanya. Sebuah nama yang terus menjajah alam pikirku selama ini, sebuah nama yang mampu membuat aku merenung hingga pagi berganti, sebuah nama khayal yang kutahu tak akan mampu kugapai. Bidadari ketiga.

Aku mengetik namanya. Aku menunggu. Google memberiku hasil, sederetan kunjungan persinggahannya di dunia maya, atau berderet-deret namanya di website yang memberitakan tentang dia.

Dia sama sepertiku, tidak menggunakan kekuatan anonymous di dunia maya. Aku melihatnya mengetikkan nama-namanya secara utuh, melihatnya memberikan email dan akses bagaimana cara menghubunginya. Aku tersenyum dengan semua itu, betapa utuhnya kami memiliki sifat yang sama. Aku seperti bercermin. Aku melihat aku dalam dirinya.

Baiquni bacain donk »

Ga Tau Diri !!!

cerita hati Cuma ada 13 komentar »

Ga Tau Diri !!! Dan aku benar-benar kesal. Kadang suka sebel juga kalau punya kawan suka iseng, tapi diperingati tetap aja TIDAK MAU MENGERTI !!! Aku udah bilang, jangan diganggu TAPI TETAP AJA DIGANGGU !!!

Mau pakai bahasa apalagi seh agar ngerti buat ENGGAK GANGGU !!!

Dan aku benar-benar kesal, merasa berdosa, dan malu. Kawan terbaikku diganggu oleh kawanku yang lain. Mana kawanku yang diganggu itu jilbaber, malulah aku jadinya :(

Aku suka iseng, tapi ada juga batasnya. Kalau udah dibilang jangan ganggu ya percaya aja BUAT ENGGAK GANGGU. Napa harus pakai alasan? Kalau soal aku yang diisengin, facebook aku yang dihack, itu seh masih wajar-wajar aja toh aku juga iseng ama kalian juga gitu. Tapi mbok ya jangan digangguin temenku ampe dia jadi paranoid gitu.

Ga setiap orang itu seperti kita, yang doyan buat ganggu dan diganggu. Ada beberapa orang didunia ini yang hidup dalam batas-batas serius. Bahkan hal yang kita anggap lelucon akan ditanggapi dengan sebegitu serius. So, pahamilah. Jangan gitu kekanakan, ga setiap orang sama. Pahamilah perasaan masing-masing orang.

SEKALI LAGI, JANGAN GANGGU !!!

Baiquni bacain donk »

Adakah Aku di Hatimu?

cerita hati 1 Komentar »

Tak henti aku bertanya, adakah aku di hatimu?

Kapankah waktu akan bermula, untukku mulai berakar di hatimu. Untukku mampu menjajah hati seseorang yang selama ini begitu kupuja. Inginku kuat mengambil hati itu, lantas kusimpan, kujaga, kurawat, dan tak akan kembali kuberikan air mata kepada hati itu. Cukup aku yang menangis, untuk semua waktu yang telah engkau ceritakan.

Langit boleh selalu mendung, siang dengan terik abadi. Semua adalah pantas kecuali sebutir air mata yang meleleh dari dua bola matamu.

Baiquni bacain donk »

Lelaki Semua Bintang

cerita hati Cuma ada 3 komentar »

Lelaki itu melihatku sayu, ditepuknya pundakku. Senyumnya belum lagi kering. Dan aku melihat ke atas, jauh ke langit melewati semua bintang. Tanpa ada kelabu dari awan yang bertumpuk, atau ledakan plasma dari ion yang berlonjatan di antara awan. Aku melihat langit dengan amat jernih, seperti ketika gunung pecah saat melihat wajah Tuhan.

Aku rindu. Lama lelaki itu menghilang, bersembunyi di balik diri-diriku yang lain. Aku rindu ingin bertanya, tentang segala langit dan bintang-bintang. Aku rindu tamparannya, aku rindu celotehnya, aku rindu bentakannya. Aku rindu ketika aku bercermin, tak ada wajahku di sana. Aku rindu ketika aku bukan lagi aku.

“Kemana engkau selama ini pergi?” Tanyaku rindu.

“Aku bersembunyi di antara tasbihmu yang hilang, aku bersembunyi dari bibir-bibir keringmu.”

Baiquni bacain donk »

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in