Hanya Sekedar Kenangan

Ku berdiri, kau malah pergi tinggalkan aku
Ku mengejar, kau pun ketus perkata “Ini yang terakhir darimu”
Ku diam, kau semakin menjauh
Ku mundur, aku mati dihatimu

Malamku lebih dingin, lebih sepi
Dan rusuk memelukku erat
Namun aku masih bisa tersenyum
Karena luka yang amat sangat

Kau tahu?
Tiap doaku namamu selalu ku sebut
Terlalu takut aku
Kau menjadi mangsa buaya
Atau serigala di belantara manusia

Apakah ada yang seperti aku?
Terlalu memperhatikanmu
Bahkan sakit dan sehatmu
Pada bulan-bulan yang selalu berganti

Wahai pecinta mawar
Yang rela terluka saat ingin menyentuhnya
Wahai yang selalu menangis
Yang selalu memiliki benci dijiwa

Sempurna…
Masihkah kau mengingat tentang itu?
Atau kau lebih mengingat yang lain
Usai sudah

Terlalu cemburu
Karena eratnya cinta yang harus dikungkung
Membuatmu tak akan pernah nyaman

Puisi ini hanya sekedar kenangan
Ditulis oleh hati yang merindu
Dari seorang pria: yang kau anggap tidak dewasa

Tulisan lain:


Tags: , , , , , , ,

Ada 4 komentar di “Hanya Sekedar Kenangan”

  1. nurhadi 25 September 2008 at 11:19 am #

    sama kayaknya trus musti gimana yach…. sedang terjadi padaku ak tak ingin ini berlalu begitu saja ak harus melakukan sesuatu tak mau bila harus seperti puisi baiquni akhirnya….

    gak tau hrs gimana?

  2. Muhammad Baiquni 25 September 2008 at 3:53 pm #

    :)

    santai sajalah. tak akan lari gunung dikejar

  3. dwi utami 9 August 2009 at 9:23 am #

    membacanya..
    membangunkan sisi sisi puitisku dalam hati…

Trackbacks/Pingbacks

  1. Facebook - 14 February 2012

    [...] you're on the real Facebook web site. Also be sure to only download software from sites you trust.http://baiquni.net/hanya-sekedar-kenangan.htmlContinueGo back to [...]

Tinggalkan komentar donk

 

Switch to our mobile site


90 queries in 0.925 seconds.