Archive | sampah hati RSS feed for this section

Jangan Kasar

Sebenarnya, aku paling tidak suka dengan orang yang kasar dan ketus. Sangat tidak suka. Bagiku, menolak suatu keburukan dengan cara yang kasar. Tolaklah dengan lemah-lembut, karenanya karakter seperti Aa Gym sangat aku sukai daripada karakter-karakter seperti Amrozi. Pergerakan Islam pun jangan melulu dilihat sebagai sebuah perang. Sebelum perang, Rasul mendidik kaum muslimin dengan sopan satun, [...]

Baiquni bacain donkAda 2 komentar

Bahagia, Benci, Iblis

Awalnya aku bahagia, namun ternyata berita langit berkata lain. Bahagia aku undur. Bahagia berubah menjadi geram. Ya, sangat geram! Aku jadi benci. Benci sekali. Iblis-iblis dalam hatiku bilang: makhluk yang aku benci itu adalah makhluk yang egois! Iblis tidak salah, aku sepakat dengannya. Makhluk itu memang sangat egois. Mengapa egois? Karena dia cuma memikirkan dirinya [...]

Baiquni bacain donkKomentar cuma ada 1

Protected: Aku Menangis

There is no excerpt because this is a protected post.

Baiquni bacain donkEnter your password to view comments.

Mungkin Salah Sangka

Si Nidya, alias suka kolah alias patkai, alias tukang ngepet lagi online. Beberapa minggu terakhir ini dia suka sekali online malam, ntah kenapa. Beberapa waktu yang lalu aku sempat telepon dan sms dia tetapi enggak dibalas. Waktu dia online tadi, langsung kuserobot: “napa telepon ama smsku ga kowe balas?” “Hp ku dipake ma mama aku,” [...]

Baiquni bacain donkKomentar cuma ada 1

Bertubi Rindu

Aku rindu dia. Bidadari ketiga. Lama tak ada kabar, sudah dua hari lebih tak saling sapa. Aku rindu. Bertubi rindu. Rindu sekali. Aku ingin bilang bahwa “aku suka dia“: tapi tak berani. Aku belum mampu. Belum lagi tangguh, dan tegak punggungku berdiri. Namun hati ini juga sakit. Awalnya kukira rasa yang tersimpan dalam hati ini [...]

Baiquni bacain donkAda 11 komentar

Switch to our mobile site


109 queries in 1.018 seconds.