Bahkan Lelaki Pun Menangis

cerita hati, my days, sampah hati Cuma ada 6 komentar »

Bahkan lelaki pun menangis…

Barusan aku membaca blognya Rifka, ternyata dia baru saja mencoba menulis sebuah cerita. Judulnya Jangan Lagi Satria*.

Membaca ceritanya aku seperti membaca masa laluku, tentunya dengan tokoh, karakter, setting, dan alur yang berbeda namun memiliki garis besar yang identik. Sebuah pengakuan masa lalu yang ingin ku kubur dalam-dalam. Sebuah corengan dimukaku.

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Q.S. Al-Isra : 32)

Dulu, teramat dulu aku pernah menyukai seorang wanita. Seorang wanita yang dengan keinginan kuat ingin kunikahi, tentunya aku ingin menikahi dirinya sebagai aku yang dewasa, bukan aku yang dulu yang masih terlalu kekanak-kanakan dan tidak mampu mandiri. Wanita itu amat begitu berarti bagiku, bahkan antara dia dan illah seperti hanya dibatasi oleh garis tipis. Aku terlalu memujanya.

Wanita itu dengan berlangsungnya waktu lebih aku cintai daripada sang puteri. Walau mungkin hingga saat ini dia tidak akan pernah menyadari betapa berartinya dia bagiku, tetapi itu dulu. Aku menyebutnya: Taman Surga.

Baiquni bacain donk »

SMS Gratis Tembus 800

internet, my days, sampah hati Cuma ada 11 komentar »

Wiii….. sms gratisku telah digunakan sebanyak lebih dari 800 kali.

Hehehe… senang juga sudah bisa memberikan sesuatu untuk semua orang. Tapi yah, terkadang masyarakat Indonesia itu kalau dikasi enak malah ngelunjak! Malah ada yang menggunakan sms gratis itu untuk meng-bomb inbox smsku.

Ckckck… mana ada yang menggunakannya untuk meneror, malah untuk menggoda istri orang.

Weleh-weleh…

Baiquni bacain donk »

Bukan Urusanmu Bukan Urusanku

cerita hati, my days, sampah hati Cuma ada 11 komentar »

Pacar someone who you know lah tiba-tiba meneleponku.

Baru bangun, dipaksa ngerjain sertifikasi guru oleh mamak, sedang ngenet, tiba-tiba aku di telepon.

“Kamu masih ingat aku?” tanya seseorang di seberang sana.

“Hah.. siapa?” Aku balik tanya saat sedang terkantuk-kantuk.

“Sedang apa?” Tanyanya lagi.

“Oh, sedang buat sertifikasi mamak.” Jawabku sekena.

“Ini aku, sang pangeran. Itu si nisa.” Katanya membahana membuatku tercekat, terjerambat, terseret arus.

“Oh iyaa… iyaaaa. Ingat.” Aku cengengesan sambil dag-dig-dug. Mati gw…

Baiquni bacain donk »

Ta’aruf

cerita hati, my days, sampah hati Cuma ada 15 komentar »

Tadi aku baru bercerita tentang seseorang kepada kakakku. “Nda, menurut Anda jika seorang wanita pulang malam-malam jam 10.30 dengan seorang lelaki kira-kira apa pandangan Anda?” tanyaku.

Anda itu emang nama panggilan kakakku, aslinya bernama Nurbariah. Dia kakak kedua ku. Kami semua berempat; kak Iti (Nurfitriani), Anda (Nurbariah), kak Iir (Irhami), dan aku (Muhammad Baiquni).

“Ga bagus. Masa seorang wanita pulang malam-malam, dan dengan seorang pria lagi,” kata kakakku.

“Tapi kan kita ga tahu alasan dia pulang malam-malam, mungkin saja dia memiliki urusan penting sehingga harus pulang larut malam. Dan mungkin karena ga ada yang mengantarnya lagi makanya dia terpaksa pulang dengan lelaki. Tetapi yaaa jika pulang malam-malam itu dianggap tidak baik secara adat ketimuran,” sambungnya lagi.

Aku bertanya seperti itu karena tadi siang sekitar jam 15.00 WIB seseorang berkata padaku tentang seorang wanita.
Baiquni bacain donk »

Yang Kalah dan Tersungkur

cerita hati, sampah hati Cuma ada 8 komentar »

Berbeda… ini berbeda. Kali ini sungguh berbeda…

Aku seolah menjelma menjadi prajurit kalah perang. Prajurit-prajurit yang tersungkur, setelah lelah kalah melawan nafsu mereka sendiri. Tidak cuma kalah, aku pun menderita, tersiksa, dan tersungkur.

Gontai, lemah… itu aku.

Ramadhan yang dulu pun aku tidak se-tersungkur ini. Bahkan aku masih memiliki sisa-sisa kekuatan walau seminggu kemudian aku seperti tak tersisa pernah menikmati Ramadhan yang begitu syahdu. Episode Ramadhan kali ini begitu kacau, teramat sangat kacau.

Tilawahku hancur-hancuran, tarawehku binasa, infaq dan sadoqah ku minim. Duh gusti, permainan apa lagi ini?

Semoga, aku cepat bangkit.

Futur. Mengapa penyakit itu harus terus mendekam dalam waktu yang lama? Mengapa…

Bergetar Ia dan Segalanya Bergetar

cerita hati, puisi jiwa, sampah hati Cuma ada 5 komentar »

Bergetar hatiku amat hebat, berdebar kencang tak menentu saat pumbuluh menyempit, aliran darah menjadi begitu kencang, mengguncang nadi. Tuhan, mengapa ini kembali terjadi?

Aku jatuh cinta…

Entahlah, aku tidak mengerti apakah ini cinta atau hanya kekaguman biasa. Namun yakinlah wahai seseorang yang sedang kucintai, ku pastikan engkau tidak akan pernah mengetahui betapa aku mencintaimu. Tak akan kembali aku terperosok seperti dulu lagi, menjadi budak nafsuku dengan menggumbar kata-kata cinta. Aku berjanji, itu tidak akan terjadi lagi.

Tahukah kamu seseorang yang sedang kucintai? Terkadang air mataku menetes, berharap sangat Tuhan mencabut rasa yang mulai mengakar dihatiku ini karena ku mengerti; Sungguh tak pantas diriku bersanding dengan dirimu. Sungguh tak pantas sebelum aku juga memiliki keimanan setangguhmu.

Lelaki mana di dunia ini yang tak ingin mempersunting seorang bidadari? Lelaki mana? Katakan padaku.

Baiquni bacain donk »

Seseorang itu…

cerita hati, my days, sampah hati Cuma ada 7 komentar »

Tadi pagi, kira-kira jam 3.00 WIB aku telpon Apip, dia Sang Novelis Yusaku yang pernah kuceritakan itu.

Entah kenapa, akhir-akhir ini aku suka aja menelepon si Apip. Aku biasanya nelepon dia malam-malam, hitung-hitung saling membangunkan tahajud. Hehehe…

Aku kagum pada karakter Apip, dia seseorang yang kuanggap tangguh, dan luar biasa. Walau tidak mengaku akhwat, namun amat sangat jarang ada akhwat yang memiliki karakter setangguh dia. Puasanya daud, bukan senin-kamis lagi dan saban malam insya Allah dia selalu tahajud. Gimana akhwat yang lain? Iri tidak, padahal Apip tidak ikut haloqah lho

Yang paling menakjubkan adalah, dia bisa menjaga hati yang terkadang akhwat lain tumbang. Hingga sekarang, belum pernah tuh dia menyukai seseorang. Terkadang aku malah meledeknya “abnormal” karena prestasinya tersebut. Malu soalnya karena aku telah berulang kali patah hati… :D

Baiquni bacain donk »

Jauh di Lubuk Hatiku

cerita hati, internet, sampah hati 1 Komentar »

Kau Masih Kekasihku

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

tak bisa ku tahan laju alir
untuk semua kenangan yang berlalu
hembuskan sepi
merobek hati

meski raga ini tak lagi milikmu
namun di dalam hatiku sungguh engkau hidup
entah sampai kapan
ku tahankan rasa cinta ini

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

dan ku berharap semua ini
bukan kekeliruan seperti yang kukira
seumur hidupku
akan menjadi doa untukmu

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

andai saja waktu bisa terulang kembali
akan kuserahkan hidupku di sisimu
namun ku tahu itu takkan mungkin terjadi
rasa ini menyiksaku
sungguh sungguh menyiksaku

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

Lautku

cerita hati, my days, sampah hati Cuma ada 2 komentar »

Sabtu, 23 Agustus 2008

Entah kenapa aku sedang pengen gabung dengan anak-anak chatting ke pantai. Mungkin karena hari terakhir mau bulan Ramadhan ya? Akhirnya aku putuskan untuk ikut mereka ke pantai besok, Minggu 24 Agustus 2008 ke pantai. Setiap orang dikutip biaya Rp 15.000,-

Biasanya, aku paling jarang gabung dengan anak-anak chatting. Aku lebih suka bermain di balik layar, tertawa, cekikikan, tanpa ada yang tahu siapa sebenarnya aku.

Baiquni bacain donk »

Sempurna

internet, my days, sampah hati Cuma ada 3 komentar »

Ini lagu kenang-kenanganku, pernah kunyanyikan untuk seseorang. Hingga saat ini masih terus akan kukenang…

Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
Kau membuat diriku
Akan slalu memujamu

Disetiap langkahku
Kukan selalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan
Hidupku tanpa cintamu

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darah ku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu….
Sempurna…. sempurna….

Kau genggam tanganku….
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata
Dan hapus smua sesalku

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darah ku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu….
Sempurna…. sempurna….

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in