Archive | my days RSS feed for this section

Aku Menangis (Lagi)

Momen-momen tangisan, saat itu hadir menggetarkan hati, aku menjadi begitu dekat dengan Tuhan. Seperti, Dia tidak di langit, namun tepat di depanku. Tidak, ini lebih dekat lagi. Bahkan jauh lebih dekat daripada apa yang diucapkan-Nya, saat Dia berfirman, “lebih dekat daripada urat nadi.”

Baiquni bacain donkAda 2 komentar

Lagi-lagi Tentang Kentut

Aku heran. Dulu, aku kentut bisa tanpa suara juga tanpa bau. Seperti orang buang napas, segalanya terjadi dengan indah tanpa harus membuat jantung berdetak lebih cepat. Sekarang, jika ingin kentut, aku harus lihat kiri-kanan jika-jika ada orang di sekelilingku.

Baiquni bacain donkBelum ada komentar

Berburu “Memoar”

Minggu lalu, saya ikut pengajian mingguan. Biasanya, setiap pengajian, kami dibagikan rapor mingguan tentang peningkatan ibadah harian. Rapor saya sangat buruk. Karena amalan harian kami sangat kacau balau, mengingat telah lamanya kami ikut mengaji namun seperti tidak berbekas, bahkan belum 1 juz pun ayat-ayat suci Quran yang kami hapalkan, guru mengaji kami meminta kami melakukan sesuatu: beliau meminta kami mencari buku dengan judul “Memoar Hasan Al Banna”.

Baiquni bacain donkAda 7 komentar

Kegiatan Saat Tidak Ada Kegiatan

Judul di atas tidak 100% tepat. Karena, aku sebenarnya memiliki setumpuk pekerjaan, namun karena malas, beberapa pekerjaan aku tunda hingga datang waktu deadline. Ini adalah prinsip yang menarik: “THE POWER OF KEPEPET”

Baiquni bacain donkAda 2 komentar

Kentut!

Aku heran. Kenapa manusia benci dengan kentut? Seperti, merasa tidak sopan jika ada manusia yang lain kentut di depan orang-orang. Padahal, kentut itu manusiawi. Bahkan, saat orang baru selesai operasi, dokter sering bertanya suatu hal yang tabu, “sudah kentut?”

Baiquni bacain donkAda 4 komentar

Switch to our mobile site


80 queries in 1.280 seconds.