Benci Benci Benci
puisi jiwa August 26th, 2008jangan heran
bila langitmu malam ini tanpa bintang
telah ku telan semua bintang
dan bahkan hitam telah hilang
kau tak ada
aku tak berarti
jangan pernah ada bayang lagi,
walau setitik elektron yang menjalari sel abu-abu
kamu hilang
aku terbakar ilalang
sudah cukup…
cukup sudah…
kita bermain dengan api dan benci
lebih baik ku pergi menghilang
atau kau mati saja, lalu hilang tertelan bumi
benci benci benci
sepenuh aku benci
kepadamu
sepenuh aku cinta juga kepadamu
lebih baik kamu pergi, atau aku yang mati
tapi lebih baik kamu mati lalu aku pergi
sehasta menjauh, sedepa lari, pergilah jauh hingga mataku buta
dan bayangmu sirna
cukup cukup cukup
aku mencintaimu
sekarang kisah baru kita dibentangkan
episode baru
AKU MEMBENCIMU

pada waktu 19 March 2009 jam 10:59 am
benci dan cinta itu hal yang sangat tipis perbedaannya,,kita bisa membenci karena terlebih dahulu telah mencinta atau sebaliknya….
betul,,lebih baik menghilang dan tidak pernah saling mengenal lagi…daripada benci dan cinta itu semakin membara…hehheheh
pada waktu 19 March 2009 jam 11:14 am
benci benci benci
sepenuh aku benci
kepadamu
sepenuh aku cinta juga kepadamu
Paradoks…
pada waktu 19 March 2009 jam 3:30 pm
beni lagi sakit jiwa..
pada waktu 19 March 2009 jam 6:07 pm
ahh fi, ko kan tau karena siapa aku bisa sesakit ini hingga ruh ku menghilang dari raga, hingga aku menjadi sakit jiwa
pada waktu 20 March 2009 jam 6:12 am
ah..macam betol aja…
sedih rasanya kuliat banyak kali laki2 berlemah diri karena wanita..cukup sudah..
percayalah..suatu hari dia kan datang padamu..bersujud di depan mu untuk meminta cintamu yang tulus dan indah itu..
kalaupun ia tak datang, akan ada cinta lain yang lebih indah yang akan menyapa mu..percayalah kawan..