Benci Benci Benci

puisi jiwa Kagak ada komentar »

jangan heran
bila langitmu malam ini tanpa bintang
telah ku telan semua bintang
dan bahkan hitam telah hilang

kau tak ada
aku tak berarti
jangan pernah ada bayang lagi,
walau setitik elektron yang menjalari sel abu-abu

kamu hilang
aku terbakar ilalang
sudah cukup…
cukup sudah…
kita bermain dengan api dan benci
lebih baik ku pergi menghilang
atau kau mati saja, lalu hilang tertelan bumi

benci benci benci
sepenuh aku benci
kepadamu
sepenuh aku cinta juga kepadamu

lebih baik kamu pergi, atau aku yang mati
tapi lebih baik kamu mati lalu aku pergi
sehasta menjauh, sedepa lari, pergilah jauh hingga mataku buta
dan bayangmu sirna

cukup cukup cukup
aku mencintaimu
sekarang kisah baru kita dibentangkan
episode baru
AKU MEMBENCIMU

Lautku

cerita hati, my days, sampah hati 1 Komentar »

Sabtu, 23 Agustus 2008

Entah kenapa aku sedang pengen gabung dengan anak-anak chatting ke pantai. Mungkin karena hari terakhir mau bulan Ramadhan ya? Akhirnya aku putuskan untuk ikut mereka ke pantai besok, Minggu 24 Agustus 2008 ke pantai. Setiap orang dikutip biaya Rp 15.000,-

Biasanya, aku paling jarang gabung dengan anak-anak chatting. Aku lebih suka bermain di balik layar, tertawa, cekikikan, tanpa ada yang tahu siapa sebenarnya aku.

Baiquni bacain donk »

Cek Nomor HP Berasal Dari Mana

Uncategorized Cuma ada 2 komentar »

Pernah ga di miscall orang tapi kita ga tahu dia itu siapa. Kita telepon balik malah di reject!

Aku sering seperti itu, mungkin karena aku memajang nomor handphone ku di website kali ya…

Klik aja http://pulsa.web.id/hlrlookup/. Di situ minimal kamu bisa melihat si pengganggu berasal darimana.

Selamat mencoba !!!

Sempurna

internet, my days, sampah hati Cuma ada 3 komentar »

Ini lagu kenang-kenanganku, pernah kunyanyikan untuk seseorang. Hingga saat ini masih terus akan kukenang…

Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
Kau membuat diriku
Akan slalu memujamu

Disetiap langkahku
Kukan selalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan
Hidupku tanpa cintamu

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darah ku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu….
Sempurna…. sempurna….

Kau genggam tanganku….
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata
Dan hapus smua sesalku

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darah ku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu….
Sempurna…. sempurna….

Proklamasi

my days Kagak ada komentar »

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta

Memilih Kerikil Yang Terbaik

cerita hati, discussion, filsafat 1 Komentar »

Tiba-tiba Tuhan berdirikan aku di hamparan ratusan, ribuan, jutaan, milyaran, trilyunan kerikil. Seperti padang pasir yang mahaluas, tetapi ini bukan pasir, ini adalah kerikil-kerikil.

Tuhan memintaku berjalan sesanggup yang aku bisa, tak ada paksaan, tak ada celaan. Dia hanya ingin melihat sampai batas mana kesanggupanku. Dan berapapun kesanggupanku, dia selalu tersenyum. Ini yang terkadang membuat aku jengkel, mengapa tidak pernah memarahi dan mengapa harus selalu senyum. Mungkin untuk itu, aku akan segera menemukan jawabannya.

Aku berjalan di atas kerikil-kerikil tajam. Tuhan memintaku mengambil kerikil-kerikil tersebut, memilahnya, dan menyimpan kerikil yang terbaik.

Sungguh, ada begitu banyak kerikil dalam jutaan ragam dan bentuk. Terkadang ada yang begitu indah dari luar namun rapuh dari dalam, terkadang ada yang begitu kokoh namun kusam, ada yang standar, ada yang begitu berharga.

Tuhan tidak memintaku menyimpan yang terbagus, tidak memintaku menyimpan yang terkuat, tetapi memintaku menyimpan yang terbaik. Yang terbaik menurutku.
Baiquni bacain donk »

Cerita Aninditha: Lelaki Layang-layang

puisi jiwa 1 Komentar »

Bergemuruh hati, kian menerpa
Entah mengapa sayangku tak kunjung reda
Padahal jauh di pelupuk mata terpejam asa
Tertinggal mimpi-mimpi yang kian merajut
Ia menjalin makna kata demi kata
Berjalan perlahan aku mengeja namamu
Huruf demi huruf
Kutata dengan bangga
Hingga bertaut menjadi Lelaki Layang-layang
Yang pergi menghilang
Walau mengambang
Aku tetap sayang…

(Januari, untuk Ditha)

Puisi ini karya temanku Windri Septi Januarini

Alhamdulillah

cerita hati, my days, sampah hati Cuma ada 7 komentar »

“Ben, si Datul dah pacaran ya sama Yuna?” Tiba-tiba aja kak Dar ngomong gitu.

“Hah, kak Dar kenal sama Yuna?” Tanyaku.

“Ya lah, dia kan abang letting kak Dar. Kami panggil dia papa.” Jawab kak Dar. “Dia serius sama datul, mo nikah.”

“Dia orangnya gmn? Baik?” Tanyaku

“Iya.” Jawab kak Dar.

“Apa dia suka mainin cewek?” Lanjutku.

“Enggak.” Jawab Kak Dar.

Baiquni bacain donk »

Doa

my days Kagak ada komentar »

Aku memiliki kebiasaan baru sudah 3 bulan ini. Setiap habis shalat, aku pasti berdoa untuk tiga orang. (Nama-nama orang tersebut hanya Aik yang kuberitahukan).

Aku berdoa kepada Allah agar selalu menjaga mereka, memberi mereka hidayah, dan membahagiakan mereka.

Aku berharap Allah mengabulkan doaku. Salah satu nama orang yang kudoakan itu adalah Aik.

Perjuangan Napi Bodoh

Lucu-lucu Cuma ada 2 komentar »

Gw dapat komik ini dari kaskus, ASLI gw ngakak habis-habisan…

Napi Bodoh Ga ada Otak

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in